Monday, August 13, 2012

QORI TUNA NETRA MENYAMBUT TEAM SAFARI DI DUSUN BENGKAUNG DAYE

Ada yang berbeda dengan sambutan masyarakat bengkaung daye dalam menyambut kedatangan team Safari Ramadhan Addiinul Qayyim pada Jum’at(10/08) kemarin. Kehadiran team Safari Ramadhan telah di tunggu oleh masyarakat sejak selesai sholat Maghrib hingga waktu Isya’ tiba. Walaupun dusun Bengkaung Daye dekat dengan pondok Addiinul Qayyim namun karena saling menunggu rekan-rekan yang akan ikut akhirnya telat juga sampai di Masjid Nurul Hidayah Dusun Bengkaung Daye.


Sewaktu tiba di masjid, jamah sudah mulai melaksanakan sholat Isya’ dan team pun ikut masbuq mengikuti imam sholat Isya’. Setelah selesai sholat Isya’ kemudian dilanjutkan dengan sholat taraweh dengan bacaan Quran 1 juz .

Selesai sholat taraweh kemudian dilanjutkan dengan acara Nuzulul Qur’an. Ustadz Fathul Muin seorang qori tuna netra(tidak bisa melihat) bertugas sebagai pembaca Al Qur’an. Dengan suaranya yang merdu mampu membawa masyarakat yang mendengarkan menjadi hanyut dalam mendengarkan ayat suci Al Qur’an yang dibacakannya.

Dalam sambutan kepala desa bengkaung bapak H. Junaidi, beliau menitik beratkan tentang peran penting remaja masjid untuk memakmurkan masjid Nurul Hidayah. Walaupun masjidnya besar dan bagus bila remajanya tidak aktif maka masjid akan terasa hampa dari suasana iman.

Untuk ceramah Nuzulul Qur’an di masjid Nurul Hidayah di percayakan kepada Ustadz H. makhsun, S.Pd.I. jadwalnya untuk mengisi ceramah disana digabung dengan mengundang team Safari Ramadhan untuk bisa berkunjung ke Masjid Nurul Hidayah. Dalam kesempatan itu, ust. H. Makhsun menyampaikan tentang tiga perkaara yang ada dalam bulan Ramadhan:
1.pada bulan Ramadhan ada puasa fardu, yang mana puasa fardhu ini sebagai benteng kita agar bisa mengendalikan diri dari perbuatan ghibah, bgosip dan lain-lain.
2.ada malam Lailatul Qadar yang lebih baik daripada 1000 bulan, untuk mendapatkan malam lailatul Qadar maka kita disuruh untuk memperbanyak membaca Qur’an, Tasbih dan Takbir.
3. diturunkannya Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.

Sewaktu ceramah berlangsung dan lagi hangat-hangatnya, terjadi suara gaduh akibat panitia yang membagikan dulang kepada jamaah yang mengikuti ceramah Nuzulul Qur’an tersebut sehingga otomatis sangat mengganggu acara pengajian tersebut. Sungguh sangat di sayangkan suara ribut gara-gara dulang mengalahkan suara penceramah.

Mudah-mudah kegiatan team Safari Ramadhan ini dapat menguatkan tali silaturrahmi antara masyarakat dengan keluarga besar Ponpes Addiinul Qayyim Kapek Gunungsari Lobar. Aaamiin. (Alfuad Gapuki)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment